(Review Buku) ” Kisah Para Nabi untuk Anak ” yang Menarik untuk Disimak Berbagai Kalangan Usia!

” Dalam jangka waktu empat puluh tahun kapal tersebut masih saja tergeletak di atas panasnya gurun pasir … “

sumber gambar : oculto.eu dengan modifikasi

Selama kurun waktu tersebut, hinaan dan olokan senantiasa diterima. Bahkan kapal yang dibangun pun menjadi tempat membuang kotoran bagi orang-orang di sekitarnya.

Bisa dibayangkan bagaimana ujian kesabaran yang dihadapi oleh Nabi Nuh selama kurun waktu tersebut ?

Jauh sebelum mendapatkan wahyu untuk membuat kapal, Nabi Nuh tiada henti-hentinya berdakwah selama beberapa ratus tahun lamanya demi menyuarakan kebenaran supaya kaumnya beribadah secara benar dengan beriman kepada Allah SWT.

Namun usahanya senantiasa mendapatkan penolakan, bahkan istrinya sendiri pun akhirnya menjadi tidak sabar dan berubah mencaci maki dan mencelanya.

Sampai kemudian bahtera kapal Nabi Nuh terbukti membawa keselamatan bagi orang-orang yang beriman.

Kisah tentang kapal Nabi Nuh ini tentu sudah sering Anda dengar bukan ?

Meski telah diceritakan berulang-ulang namun tetap saja kisah ini terasa menakjubkan terutama bagi saya pribadi.

Kisah Nabi Nuh ini diantaranya terdapat dalam buku berjudul “ Kisah Para Nabi untuk Anak “ terbitan IBS dengan cetakan pertama bulan Desember 2006. Buku ini merupakan terjemahan dari judul asli “ Qishash Al-Anbiya lil Athfal “ karya DR. Hamid Ahmad Ath-Thahir yang diterbitkan pertama kali oleh Daarul-Fajr li At Turats di tahun 2001.

Jangan terkecoh dengan judulnya yang terkesan diperuntukkan bagi anak-anak, karena bagi dewasa pun membacanya ternyata terasa mengasyikkan, haha.

Selain gaya penulisannya yang bisa membuat kita terhanyut, penyajian bahasa yang sederhana juga mempermudah kita untuk menceritakan kembali kisah-kisah dalam buku ini kepada anak keturunan atau anak didik supaya dapat memahami bagaimana kisah perjuangan para Nabi yang mulia.

Sebagai informasi, saat menulis review ini saya baru sampai pada halaman 71 dari total 415 halaman yang tersedia. Sebelum Kisah Nabi Nuh As, terlebih dahulu diceritakan tentang Kisah Nabi Adam As dan Nabi Idris As.

Dalam kisah Nabi Adam As diceritakan secara runtut tentang bagaimana awal mula penciptaan manusia, bagaimana iblis kemudian diusir dari surga dan bagaimana awal mula sampai Nabi Adam As diturunkan ke bumi. Termasuk bagaimana kisah manis Adam dan Hawa. Diceritakan pula bagaimana kejahatan pertama terjadi di muka bumi melalui kisah Qabil dan Habil yang mengharapkan perjodohan dengan Iqlima.

Pada bab selanjutnya diceritakan kisah tentang Nabi Idris yang dicintai penduduk di berbagai penjuru dunia, karena telah mengajarkan berbagai ilmu yang bermanfaat dan mengajarkan kepada mereka bagaimana menyembah Allah SWT dengan cara terbaik dan berdoa kepada-Nya.

Tentu tidak hanya terdapat tiga kisah Nabi di awal tersebut saja, karena terdapat juga kisah para Nabi selanjutnya seperti yang dapat dilihat di daftar isi, yaitu :

  • Kisah Nabi Hud As
  • Kisah Nabi Shalih As
  • Kisah Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As
  • Kisah Nabi Syu’aib As
  • Kisah Nabi Yusuf As
  • Kisah Nabi Ayyub As
  • Kisah Nabi Yunus As
  • Kisah Nabi Musa As
  • Kisah Nabi Dawud As
  • Kisah Nabi Sulaiman As
  • Kisah Nabi Zakaria As dan Nabi Yahya As
  • Kisah Nabi Isa As
  • Kisah Nabi Muhammad SAW

Khusus di kisah Nabi Muhammad SAW juga diceritakan secara lebih rinci melalui bab-bab lanjutan berikut ini :

  • Putri Quraisy yang Sebatang Kara
  • Nuansa Sebelum Kerasulan
  • Muhammad Utusan Allah
  • Makkan Menolak Kehadiran Islam
  • Kepedian dan Harapan
  • Selamat Tinggal Makkah
  • Negeri Iman dan Orang Beriman
  • Kemenangan Iman
  • Kekalahan dan Kemenangan
  • Kemenangan yang Nyata

Sangat menarik membaca kisah-kisah ini sehingga kita bisa tersadar bahwa prinsip hidup ini sejatinya sederhana, yaitu untuk beribadah kepada Allah SWT, dan sebagaimana yang Allah perintahkan bagi setiap manusia adalah untuk menjadi khalifah di muka bumi dengan berlomba-lomba berbuat kebaikan dan bukannya membuat kerusakan akibat terlena dengan perhiasan dunia.

Dengan penyajian Bahasa yang mudah dicerna, bagi saya, buku ini dapat direkomendasikan untuk dibaca oleh siapa saja, dari berbagai kalangan usia, meski tentu saja tujuan utamanya adalah bagi anak-anak sehingga mereka dapat meresapi bagaimana perjuangan para Nabi dalam menyampaikan dakwah kepada umatnya, dengan segala bentuk penghinaan dan penyiksaan sebagai bentuk ujian dan cobaan kepada mereka.

Jika Anda sudah termasuk usia dewasa saat membaca buku ini, maka beruntunglah karena Anda akan memiliki bekal untuk menceritakan kisah-kisah menarik yang dapat diturunkan kepada generasi berikutnya.

Semoga bermanfaat.

Pindar’s Coffeebreak
@ www.Cafebuku.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *